Pages

Friday, April 19, 2013

bila banyak cerita, dalam satu cerita, nah;

"when you dont know what to say anymore, just take off the masks and speak your heart" - yasmin mogahed.

baiklah.
nah, (lagi sekali);

bismillah

"and yes, he is lefthanded!" aura, deviantart
 
 
aku rasa, dia ini jenis yang punya banyak 'ruang', dan adakalanya kalut sebab terlalu mudah dan bebas. pendiam dan perahsia. hmm, tidak juga, sebab dia pun jenis yang terbuka, mesra, dan banyak cerita.

kadang-kadang, dia 'ada' dalam ramainya manusia, tapi mudah juga dia 'hilang' dan hidup dalam jiwa, akal fikir, dan angan-angannya sendiri. tapi sebenarnya, dia dengar. dia lihat, dia baca. pendek kata, dia ada.

dia pemberani. dia ada blog yang bila dirobek isinya, ‘kan tertemukan sejuta lemah dipertonton lantang di sejuta khalayak manusia. dia juga penakut, sebab ada sebahagian ruang yang dia masih bercerita, tapi cuma pada dirinya sendiri.

yang paling aku suka tentang dia, dia hidup. dia hidup dalam keramaian manusia, dan juga benda. dia hidup dalam kartu bas, dia hidup dalam resit belian, dia hidup dalam buku teks, dia hidup dalam buku nota kecilnya, dia hidup dalam talipon bimbit semurah dan semahal apapun. juga, dia hidup dalam slip bank. oh, ada lagi. kadangkala, dia juga hidup dalam resit librari sama ada resit pinjaman, atau resit pemulangan.

dia menghidupkan semua yang mati dengan huruf-hurufnya. dia bernafas, pada masa yang sama berkongsi nafas.

aku tidak tahu menahu, tidak jelas, tidak pasti, tidak, tidak, tidak (______) entahlah, kalau-kalau aku ini yang ‘gila’ atau apa, tapi kalau kau adalah yang tertakrif, aku rasa mudah untuk aku jatuh cinta. atau sebenarnya, aku sudah jatuh cinta?

hmm.

--
"the reality of love is that it is like a mirror in which the lover sees his characteristics and kindness in the image of the one he loves, so in reality he loves nothing but himself and his characteristics and the one who has similar characteristics" - ibn qayyim al-jauzi 
"my love for you once had nothing to do with Him. so it was not love for you or love for Him. it was love for me" - yasmin mogahed
--

bukankah sebenarnya, dia cinta diri dia sendiri? subhanallah, apakah kadang-kadang, "kita" ini individualistik dalam mencinta? atau sebenarnya, bagaimana?

hesy, entri tak masuk mood pru13 langsung (=,=)'
dasar eskapis.

 

Tuesday, April 16, 2013

01:01.

“kau terluka? sangat?”

“hmm?”

“tadi, waktu menangis kau sentuh rapat, di sini.”

di dada, sebelah rusuk kiri.

kemudian, dia capai buku. dan tuliskan sesuatu;
 

sejak itu, aku mula percaya; hati sensor terkuat. baik buruk, halal haram, dosa pahala. sepadanlah dengan mafhum hadis; "mintalah fatwa dari hatimu. kebajikan itu adalah apa-apa yang mententeramkan jiwa dan menenangkan hati, dan dosa itu adalah apa-apa yang meragukan jiwa dan meresahkan hati, walaupun orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya". (hr ahmad darimi, hadis hasan)

 "the heart senses what the mind cannot understand" - yasmin mogahed.
 
hati-hati, hati.
 

menjadi aku.

aku teringin sekali menangis di dekatmu; menanggalkan topeng malaikat, dan bebas menjadi aku yang bukan suci, tanpa noda. 

jujur, aku teringin.

Saturday, April 13, 2013

di suatu Ramadhan, 7 tahun lalu;

bismillah
 
hari ini, sambil mengopi dan melayan lambakan artikel menarik di lewat petang, entah kenapa tiba-tiba terasa mahu log in akaun photobucket. berkali-kali usaha mengingat username tidak berhasil. akhirnya, reset password, dan bila kantung emel dibuka, rupa-rupanya username yang diguna pada sekian waktu yang entah bila ialah, -myrah07. mulalah terasa agak 'kepoyoan' di situ.
 
bukan itu soalnya.
 
ada banyak koleksi gambar. kebanyakannya foto-foto kenangan di matrikulasi uiam nilai,  gambar-gambar 'beraktivisme' usai spm, dan momen-momen sewaktu reunion bersama geng irshad (sekolah lama) di klcc. termasuklah gambar-gambar dari blog lama yang kesemuanya tanpa dipaksa, mencarik sengih yang sungguh maha lebar!
 
sesampainya ke muka akhir album, kali ini bukan sengih lagi, tapi aku tergelak besar. sebab ini;
 


"growing up is never straight forward. there are moments when everything is fine, and other moments where you realize that there are certain memories that you'll never get back, and certain people that are going to change, and the hardest part is knowing that there's nothing you can do except watch them"   ― alden nowlan
 ps: i love you :')
 

Thursday, April 11, 2013

Adam, usah takut untuk 'menangis'!

bismillah

ask.fm

tidak pelik untuk seorang wanita yang fitrahnya memang diciptakan lembut, dan mudah menangis. tapi, mungkin kelihatan aneh untuk lelaki yang dimomokkan dengan kekuatan fizikal, dan kemampuan jasmaninya untuk menangis. malah, mungkin dipandang pelik, dan tidak wajar. 

hmm, secara peribadi, definisi 'tangisan' di sini (mungkin) lebih terarah pada jiwa halus, sensitif dan emosional. pernah dalam kelas, ustaz menyentuh tentang sensitiviti yang ini. terkait juga definisinya dengan  sifat tanggungjawab, peduli, prihatin, malah ghirah (cemburu) andai perempuan Muslimah (terutamanya) tercalar maruah dan harga dirinya. namun, kata ustaz lagi, suasana sekarang sangat berbeza. 

(tapi, saya yakin, masih ada, insyaAllah)

--

sensitif? emosional? menangis?

kenapa tidak, kalau Sa'ad bin Ubadah pun sangat pencemburu orangnya, malah Rasulullah mengakui lebih cemburu darinya, dan mengatakan Allah Maha Cemburu kepada hamba-hambanya?

kenapa tidak, kalau Mu'tasim (Khalifah Abbasiyyah) pun sudi menghantarkan bala tentera sepanjang 'ekornya' yang bermula dari pintu kota Baghdad, dan 'kepalanya' yang berakhir di Kota 'Ammuriyyah, semata-mata kerana seorang perempuan yang diganggu hak kehormatannya?

kenapa tidak, kalau Rasulullah S.A.W pernah menangisi pemergian Khadijah r.a, dan sebelumnya pernah bersedih atas kehilangan permata hatinya, Ibrahim?

kenapa tidak, kalau 'Umar R.A pun sudi mendengarkan syair ratap Khansa' terhadap saudaranya, Sakhr, menjiwai dan menangis bersamanya? malah, meminta sekalian yang mengadukan perihal jahiliyah Khansa' itu, berhenti melakukannya, dengan mengatakan; 


"داعوها! ما تزال حزينة أبدا، كل امرئ يبكي شجوه"
"daa'uha! ma tazalu hazinatan abada. kullum riin yabki syajjuhu"
"tinggalkanlah dia. dia 'kan terus menangis dan bersedih selamanya; (kerana) setiap orang menangisi kecintaannya!"

kenapa tidak, kalau yang tercatat dalam sirah mahupun sejarah, kebanyakannya berjiwa halus, sensitif, dan emosional yang didorong oleh iman dan taqwa kepada Allah? 

subhanallah!

--


tiga minit; babak khansa' yang menceritakan perihal saidina 'umar r.a. antara pujiannya terhadap saidina 'umar;

"فما رأيت أحدا أرفق منه، وهو عمر"
"fama roaitu ahadan arfaqo minhu, wa hua 'umar"
"belum pernah aku melihat seseorang yang lebih lembut (hatinya), dan dialah 'umar"

ini antara babak favorit dalam #omarseries, episod ke-27.

--

ps: terima kasih untuk jiwa halus, sensitif, dan emosional 'ammar. walaupun pada cuti semester yang lepas, yang dihadiahkan sebelum balik, cuma sebatang pen setiap seorang. sampai sekarang, sayang nak guna, haha! XD (ok, tipu).